Kisah Si Angkot

Sabtu pagi …

Mentari sudah mulai tinggi

Adzan Shubuh sudah jauh terbawa uap aiar embun pagi yang menguap dan bercengkrama dengan mentari tadi

langkah kaki ini berjalan di pagi hari ditemani ide-ide yang beterbangan di atas kepala mengantarkan kepada sebuah angkot berwarna hijau

 spanduk dan flyers di sebarkan mengenai kebangkitan umat 

seorang kakek sopir angkot yang menemani cucunya berkeliling sambil berusaha mencari nafkah mungkin untuk jajan si cucu

empat orang ekspat berjalan menyebrang jalan dengan tanda silakan berjalan masih berwarna hijau ketika sebuah angkot lain terus berjalan tak mempedulikan seorang ekspat yang menunjuk-nunjuk ke arah tiang bergambar orang berjalan berwarna hijau

seorang wanita yang turun di pinggir jalan dari angkot ini dengan pakaian kerja entah mau kemana 

naik lagi wanita menggunakan jilbab namun berpakaian ketat

tujuh polisi melakukan razia pada satu lokasi seakan masih banyak polisi-polisi yang belum gajian

 

 

Terlalu banyak ide yang beterbangan sehingga jika tidak segera di tuliskan maka akan ikut menguap seperti embun pagi Shubuh tadi 

 

Advertisements

About tuanjuan_

i'm a geek who love adventure
This entry was posted in #story and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s