Kita Punya Kita…

Jari tangan bertautan erat
Kalian duduk merapat
Menikmati hari seakan esok hanya sesaat

Btari Durga

Perempuan itu menekuri wajah lelaki yang duduk di sampingnya. Menelusuri setiap lekuk sambil mencoba mempelajari ekspresi yang terpancar. Tidak berhasil. Maka dia memutuskan untuk bertanya, “Apakah kamu bisa jujur kepadaku?”
Laki-laki itu menoleh, “Bisa” jawabnya pendek. Perempuan itu menarik nafas panjang seolah ingin mengumpulkan kekuatan. Tapi belum lagi dia mulai bicara, “Definisikan dulu jujur menurutmu itu seperti apa…” Tiba-tiba laki-laki itu buka mulut. Perempuan itu sontak mengurungkan niatnya untuk bertanya. Dia diam sejenak, lalu menjawab, “Terbuka dan terus terang. Tidak ada yang ditutupi. Apa adanya…” Laki-laki itu mengangguk-angguk, “Baiklah kalau begitu. Apa yang ingin kamu ketahui?” Tanyanya kepada perempuan di sampingnya. Sekali lagi perempuan itu menarik nafas panjang. Sebenarnya dia sendiri bimbang, haruskah dia bertanya? Patutkah? Pentingkah? Tapi rasa ingin tahu mengalahkan segalanya, “Apa sebenarnya yang mengganggu pikiranmu saat ini…?”

Kini giliran laki-laki itu yang menghela nafas panjang yang berat, “Rindu… Takut kehilangan…” Jawabnya.
“Siapa?” Tanya perempuan itu.
“Kamu.” Jawab…

View original post 330 more words

About tuanjuan_

i'm a geek who love adventure
This entry was posted in #aksararaska, #Catatan perjalanan, #LiFe, #monolog. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s