A l o n e

_disaat seperti ini, kamu merasa seorang diri di keramaian. bagi kalian yang tidak pernah merasakan hal ini, akan sulit untuk mengerti bagaimana sebenernya rasa sepi di keramaian._

kamu duduk dalam sebuah jamuan makan bersama suami yang sudah tidak kamu cintai dan memasang *topeng* begitu banyaknya sehingga orang awam akan sulit untuk melihat menembus topeng tersebut. jikalau ada yang mampu pun akan dihadapi oleh *pelindung hati* yang berusaha keras untuk melindungi perasaan hati terdalam. perasaan ditindas, tidak didengar, dan paling penting ialah tidak diperhatikan oleh pasangan sendiri.

lalu kamu yang berjalan seorang diri. kamu masih memiliki seseorang yang perlu kamu rawat namun kamu memilih untuk membiarkannya mandiri. sesekali kamu singgah sekedar untuk melepas kangen dan sayang yang terpendam namun kamu beranjak lagi untuk kurun waktu tertentu. kamu berharap diperjalanan kamu menemukan seseorang yang sedang kesepian, sama sepertimu, dan kalian bisa bersama dan hidup bahagia hingga akhir hayat.

kamu yang di pojok sana pun mendambakan kasih sayang, sendiri di keramaian merupakan hal yang biasa bagimu karena dari awal hidupmu pun kamu sendirian. kamu berjuang melewati hidup tanpa ibu dan ayah. kamu lewati hari demi hari hingga saat ini.

Advertisements

About tuanjuan_

i'm a geek who love adventure
This entry was posted in #Catatan perjalanan, #LiFe, #story. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s