nada dan sepi

.. di hari nanti kita berjumpa lagi..

di akhir nanti kamu akan mati….

Sepi menanti – nanti awan mendung datang ke halaman rumah mewahnya. Suaminya cukup berada untuk menyediakan semua kebutuhan mereka. Namun itu semua tak dibutuhkan karena Sepi ingin ramai. Sepi ingin hidup. Sepi ingin hujan.

Hujan yang di nanti selalu ada di atas sana. menunggu waktu yang tepat dan di musim yang tepat untuk turun dan membasahi bumi…. Dan juga Sepi… yang sudah menanti. Hujan terkadang merasa kasihan kepada Sepi yang menantinya. Ia tak pernah terpuaskan jika belum hujan.

Sepi mendambakan hujan lebat. Yang datang bertubi memberinya kenyamanan dan kasih sayang yang selama ini hilang.

Lalu terdengar nada rintik… perlahan.. asa… pelan…

entah bertahan sampai kapan… namun hujan… akan selalu datang kembali…

Advertisements

About tuanjuan_

i'm a geek who love adventure
This entry was posted in SibukDenganPikiran. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s