tamparan terakhir

kepada yang selalu menyebutkan nama lengkap
kepada yang membutuhkan teman bicara
kepada yang selalu mengingatkan betapa menyedihkannya hidupku
kepada ia yang menampar aku 3x dari mulut yang berbeda
kepada pengarang yang telah mati
kepada yang hidup dalam kepura-puraan
kepada yang tidak hidup hanya untuk bersenang-senang
kepada dia yang hingga sekarang tak pernah pulang

kepada kalian aku katakan sesuatu:

terimakasih sudah membuat hidupku semakin berwarna. Tanpa kalian hidup terasa hambar. Tak ada tawa,  tak ada tangis,  tak ada amarah,  tak ada penyesalan,  tak ada pembelajaran, tak ada cerita lenguhan tengah malam, tak ada kopi di pagi hari,  tak ada diskusi sepanjang hari, tak ada janji.

Advertisements

About tuanjuan_

i'm a geek who love adventure
This entry was posted in monolog. Bookmark the permalink.

4 Responses to tamparan terakhir

  1. Morbid Angel says:

    there… there…
    it’s alright now, Myr…. :)

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s