Sepenggal nama ..

image

Kulihat sepenggal nama di gelas minuman yang ada di meja sebelahku. Tertulis sebuah aksara A diawal nama tersebut. Lalu entah kenapa aku tak berani melanjutkan untuk terus membaca. Kurasa ia menyadari apa yang kulakukan. Aku lanjutkan apa yang aku lakukan tadi. Aku berpikir, aku menulis.

Lalu datanglah seorang ibu yang menggunakan hijab ala kadarnya. Kembali aku terdistraksi. Ia menuju pojok ruang dan memanggil wanita yang sedang duduk disana, wanita dengan bibir seksi. Wanita dengan bibir seksi berbincang seru dengan teman wanitanya. Baju diatas perut dan skinny jeans berwarna dark blue ia kenakan. Wajar memang ia menunjukkan bagian tubuh itu karena kulit putih dan perut yang rata yang ia miliki akan selalu menarik untuk diperhatikan. Angie dan Talitha nama mereka,  seperti yang tertulis di gelas minuman mereka. Gelas minuman mereka begitu pas menghadap ke arahmu sehingga kamu dengan mudahnya melihat.

Kamu bahkan baru sadar bahwa aksara kedua dari nama arsitek yang diduduk disampingku belum juga kamu berani lirik kembali. Ya, ia seorang Interior Designer, ia menggambar menggunakan SketchUp, ia menggunakan dengan terlatih, terlihat dari jemari yang menari diatas keyboard dan mouse dan menghasilkan sebuah gambar yang bagus… sebuah ruangan dengan detail pada ruangan dan penerangan berupa lampu yang memanjakan mata jika kita berada di dalamnya.

Lalu semuanya itu menjadi tidak menarik buatmu. Bukan karena kamu cepat bosan atau apa, namun kamu merasa itu adalah hanya sebuah superficies dari lawan jenis. Kamu tahu itu bersifat sementara dan semu.

Kamu melanjutkan kembali membaca, itu yang terbaik bagimu saat ini, distraksi pada sebuah buku. Siapa tahu, ada ilmu baru yang bisa kamu dapatkan dari bahan bacaan kamu kali ini. Kutipan kata tentang kehidupan yang sudah kita ketahui keadaannya karena pernah kita alami namun begiru keras kepala untuk melangkah karena percaya bisa merubah kenyataan sesuai dengan impian.

Ketika kamu selesai berpikir demikian, tatapan kalian beradu, ia yang selalu ada untukmu ketika kamu sedang memesan minuman kesukaanmu, ia memberikan senyuman tulus ketika kalian berhadapan. AH. Itu kan memang pekerjaannya. Ia dituntut untuk memberikan rasa nyaman kepada pelanggan. Kamu tidak tahu apa yang sebenarnya ia rasakan didalam.

N..G..G..I..E …

Anggie.

Itu nama wanita yang duduk disampingmu. Sang Interior Designer. Selesai sudah ia bekerja. Ia mulai merapikan peralatannya. Bersiap-siap beranjak dari kedai kopi itu. Secara sadar kamu pun merapikan buku dan gadgetmu. Bukan karena kamu ingin keluar bersamanya dan mungkin mengajaknya berkenalan, namun karena sudah malam. Sudah saatnya kamu menulis didalam gua peraduanmu. Tempat melarikan diri sesaat dari kenyataan yang cuma bisa kamu lihat dan kamu tunggu kapan saatnya kamu bisa berbahagia bersama kenyataan itu. Untuk sementara kamu hidup dalam duniamu sendiri. Dunia yang cuma kamu yang bisa memahami, betapa kamu ingin menyudahi kesemuan ini, ..demi sepenggal nama.

Advertisements

About tuanjuan_

i'm a geek who love adventure
This entry was posted in #LiFe, #story. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s