Jalan itu menuju …

ca961-original

Setiap hari kita melihat diri kita  di cermin.

Setiap pagi kita menyadari bahwa diri kita berubah.

Terkadang dengan segala daya dan upaya, kita berusaha membuat diri kita tetap sama dalam berpenampilan.

Namun waktu tak bisa dipermainkan atau dibohongi.

Setiap kerutan kulit akan bertambah hari demi hari.

Terpaan panas dan angin menggerus hati.

Siapakah yang akan bertahan?

Belajar menerima diri.

Belajar menerima waktu yang terus berjalan.

Semua sudah ada jalannya masing-masing.

Mungkin suatu saat nanti akan berpotongan jalan yang kita tempuh.

Ketika saat itu tiba mungkin segelas teh atau kopi akan menemani.

kata-kata yang keluar menceritakan jalan yang telah di lewati.

Mungkin ditambah tawa dan tangis sedih.

Lalu entah apa yang terjadi.

About tuanjuan_

i'm a geek who love adventure
This entry was posted in SibukDenganPikiran and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s