[Muara] Tahun Cahaya

ketuk-pintu

Kamu melangkahkan kaki ke tempatnya dan kamu menghadapi pintu yang dulu sering kamu kunjungi.

Kamu hendak mengetuk perlahan ketika pikiranmu teringat kembali ketika terakhir kali ia menghubungimu dan hasilnya ternyata tidaklah menarik.

Tanganmu membeku dihadapan pintu.

Kali ini bukan dia yang memulai. Kali ini kamu yang memulai.

Namun jika kala itu dia memulai dan dia yang memaki, apakah kali ini kamu punya hak untuk memaki jika apa yang terjadi setelah ini tidak sesuai harapan? Tidak. kamu tidak punya hak itu… dan seharusnya ia pun tidak kala itu. Tapi apakah bisa di ulang kejadian itu? Tidak.

Tangan yang melayang tadi perlahan turun dan disaat tanganmu ada disamping, pintu itu terbuka.

Kalian saling menatap dan hendak mengucapkan kata namun sunyi yang ada.

Tanpa mengucapkan kata, pintu itu terbanting dan menutup.

Tidak ada komunikasi.

Itu sudah cukup untuk membuat masalah yang ada takkan selesai..takkan pernau usai.

Membiarkan dalam kesunyian pun bukan solusi yang tepat. Namun merupakan hukuman yang setimpal.

Takkan bisa dikembalikan kecewa yang telah ada

..

bahkan jika kamu bersembunyi ribuan tahun cahaya dariku

Advertisements

About tuanjuan_

i'm a geek who love adventure
This entry was posted in #LiFe and tagged , . Bookmark the permalink.

One Response to [Muara] Tahun Cahaya

  1. Pingback: [Muara] Kegelapan | Btari Durga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s