cepat berlalu kamu waktu, sate dan warna kuning

3114cf08dc1daceed15b80d54e75c7d5

25 tahun hingga 35 tahun akan terasa sangat cepat.

Ini opini, aspirasi, atau sekedar kontemplasi. Terserah apa mau diartikan.

TERLALU CEPAT AMBIL KEPUTUSAN

Segala keputusan yang berhubungan dengan masa depan akan matang di pertimbangkan. Seakan sia-sia untuk berkenalan dengan orang yang tidak mempunyai masa depan. Tentunya segala kemapanan merupakan pilihan mutlak bagi mereka yang berhasrat untuk menetap namun sebagian diri masih ingin bersenang-senang dengan mengorbankan perasaan orang-orang yang mau di korbankan. Namun terkadang, kita mengambil keputusan begitu cepatnya sehingga beberapa keputusan berakibat terhadap masa depan yang belum tentu cemerlang dan gemerlap seperti yang dibayangkan.

Mungkin karena kulit cepat keriput dan gaya hidup yang memaksa untuk mengambil keputusan menetap, semua berdasarkan sesuatu yang di beri nama akal sehat. Sama seperti akal sehat yang melatarbelakangi bercinta dengan orang lain sedangkan istri/suami menunggu di rumah. Akal sehat yang sama.

CERITA SATE

Daging sate di bakar berdasarkan panduan ini:

Suhu untuk memanggang antara 180*c – 200*c selama 20 – 30 menit.

Dan untuk lebih mendetail :

Suhu pembakaran sate yang dianjurkan adalah :
a.       150OC untuk bahan dasar ikan dan seafood
b.      175OC untuk bahan dasar ayam dan unggas
c.       200OC untuk bahan dasar daging sapi dan kambing

Sate, memiliki tata cara dalam mengolah daging sebelum, pada saat dan setelah pembakaran. Suhu pembakaran pun diatur sedemikian rupa oleh para ahli memasak supaya cita rasa dan sensasi memakan sate tetap terasa demi kepuasan konsumen. Begitu pula waktu yang berlalu telah diatur sedemikian sehingga membuat manusia yang berjalan di dalamnya dapat menikmati apa yang seharusnya mereka nikmati.

Penikmat sate akan dikecewakan oleh daging yang tidak sesuai kriteria. Dan kriteria sang penikmat lah yang selalu benar, karena lidah tidak pernah salah dan tidak pernah mengalah. Lidah tahu.

WARNA KUNING

‘dirimu seakan dikelilingi oleh warna kuning terang’ katamu.

Aku tidak percaya karena tida bisa melihat langsung namun sensasi yang didapat memang tak mendunia. Begitu Ekstraterestrial rasanya. Ketika itu kamu sedang menghadap tubuhku sehingga jelas pasti kamu melihat, Yang Bisa Melihat. Pandangan tentangmu mulai kabur seiring berjalannya waktu, namun waktu itu warna ungu yang terlihat. Kuning dan ungu bersatu. Di malam itu. Sudah berlalu.

About tuanjuan_

i'm a geek who love adventure
This entry was posted in #LiFe and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s