Pergerakan Lempeng Indo Australia dan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Pergerakan kini semakin marak dibicarakan. Mulai dari pergerakan politik negara, pergerakan teroris yang kian hari kian absurd dan tidak lupa pula pergerakan komunitas ojek daring yang menjadi polemik baru bagi pemerintah.

Namun ada pergerakan yang diam-diam dan perlahan bergerak namun jika sekalinya bersuara akan menimbulkan bencana bagi umat manusia.

Pergerakan lempeng Indo Australia yang menurut Hall (2012) bergerak ~7 cm/tahun ke arah Timur Laut akan mengakibatkan bergesernya lempeng dan mengakibatkan gempa.

Besar kecilnya gempa yang ditimbulkan akan sangat berpengaruh kepada kehidupan manusia yang menempati daerah pemukiman.

Gempa masih menjadi bencana yang ditakuti oleh manusia karena gempa bisa bergetar pelan sehingga cuma instrumen peka yang bisa mendeteksi getaran tersebut. Dan gempa pun bisa menimbulkan getaran yang bisa merobek jalanan, bangunan hingga gunung yang dilewati oleh jalur gempa tersebut.

Negara Indonesia terletak di antara dua jalur gempa, yang juga merupakan jalur pegunungan api dunia atau yang lebih dikenal sebagai Cincin Api dan oleh karena itu rentan untuk mengalami bencana yang diakibatkan oleh pergeseran lempeng dan meletusnya gunung api.

Dua-duanya tentu bukan pilihan namun siapa yang bisa menebak apa yang akan terjadi? Alih-alih peperangan dengan bangsa sendiri yang kini semakin terasa friksi yang terjadi, bencana alam yang bisa menghabiskan nyawa manusia dalam sekejab lebih masuk akal untuk terjadi di negara ini.

Apa yang telah dipersiapkan oleh Pemerintah negara untuk mempersiapkan jika hal tersebut diatas terjadi?

Pergerakan Lempeng Indo_Australia (Engdahl et al, 1998 pada Hall, 2012)

Dengan studi yang dipelajari oleh para ahli dan kerja sama dengan pihak akademisi yang mempunyai hasrat mempelajari gejala yang ditimbulkan oleh alam, maka beberapa pilihan dan badan yang bekerja dalam penanggulangan bencana telah berkontribusi secara aktif untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Namun, tidak bisa dipungkiri, berbagai kepentingan telah menjadikan bantuan-bantuan tersebut dikebiri dan bahkan tidak sampai ke mereka yang membutuhkan. Kita ambil contoh bencana tanah longsor yang terjadi di kota Bogor.

Walikota Bima Arya bahkan sempat mengambil foto dirinya di atas puing reruntuhan rumah warga yang terkena musibah tersebut. Foto tersebut terpampang di akun instagram beliau.

Namun apakah bantuan pasca bencana sampai ke warga? Apakah Pemkot kembali memperhatikan warga yang membutuhkan bantuan? Apakah bantuan yang diberikan sekedar selimut, terpal dan sembako yang hanya cukup untuk beberapa hari?

Polemik mengenai hal ini perlu dikaji lebih dalam dan semoga saja masih ada orang-orang yang memperhatikan hal-hal yang dianggap sepele dan tidak menguntungkan ini. Demi kemanusiaan.

Apakah kamu termasuk orang-orang tersebut?

Terlepas dari polemik di masing-masing daerah, penanggulangan bencana merupakan tugas bersama. Bukan cuma pihak Pemerintah yang perlu menjalankan roda Pemerintahan sehingga bisa melayani dan melindungi Rakyat, and perlu juga Dukungan dari Rakyat sebagai warga and negara yang memberikan kontribusi aktif kepada tanah air, bangsa dan negara. Semoga persaudaraan dan kesatuan negara masih bisa terjadi. NKRI Harga Mati.

Advertisements

About tuanjuan_

i'm a geek who love adventure
This entry was posted in #environment, #lingkungan and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s