“Bangun, jangan tidur di luar seperti ini” katamu seraya menepuk pipiku

Malam itu kamu memang ingin tidur di luar. Gerah. Bukan hanya cuaca kota yang kian memanas namun telinga pun semakin memerah karena jengah mendengarkan masalah orang yang tiap hari di bicarakan tanpa mencari solusi yang jelas.

“Resiko tinggal di kampung yang padat” komentar salah seorang Sahabat yang selalu mendengarkan keluh kesahmu ketika malam menemani kalian bersama segelas kopi hitam diatap kontrakan.
“Lalu aku harus bagaimana?” tanyamu suatu ketika.

“Biarkan saja dan lihat apa yang terjadi. Hidup berjalan terus. Waktu takkan pernah terulang. Nikmati saja Hari demi Hari yang kamu lalui” jawabnya mantap.

“Bulan malam ini begitu terang dan Indah” ucapmu kepada putramu. Berbohong sedikit dengan mengatakan bulan itu indah adalah hal biasa yang dilakukan manusia di negara ini. Dan masih banyak bohong-bohong ‘Putih’ lain yang dilakukan oleh masyarakat seakan tidak peduli.

“Aku mau tidur di tenda” timpal anakmu, seakan bisa membaca pikiranmu untuk menikmati bulan dan malam ini denganz tidur di luar kamar kontrakan yang memang tidak begitu luas dan nyaman.

Tenda di buat nyaman, hammock dan sleeping bag pun tidak ketinggalan. Waktu belum tengah malam ketika Mata mulai terpejam. Gelisah. Resah. Gerah.
Ada apa ini? Pikirmu ketika kamu mendengarkan suara2 yang ingin membangunkanmu dari tidur.
Ajakan untuk tidur bersama pun di tawarkan. Bulan memang begitu Indah malam itu. Cerah sekali dan awan malu untuk menunjukkan wajahnya.

Mendekati tengah malam suara-suara itu Makin jelas dan diatas hammock yang bergoyang kamu di bangunkan dengan ditepuknya pipimu dan suara hujan serta basahnya air membuatmu semakin percaya bahwa ini nyata. Namun ketika kamu bangun bulan masih bergantung di cakrawala, awan pun masih malu-malu namun menemani. Dan tentu, tidak ada apa pun yang ada di situ. Yang ada hanya pipi yang memerah karena bekas tepukan – lebih bisa disebut tamparan sebenernya.

About tuanjuan_

i'm a geek who love adventure
This entry was posted in #aksararaska, #badai, Uncategorized and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s