Tentang Kamu

(ak.’sa.ra)

“Aksara” secara etimogis berasal dari  Sansaskerta yaitu akar kata “a-” ‘tidak’ dan “kshara” ‘termusnahkan’. Jadi, aksara adalah sesuatu yang tidak termusnahkan/kekal/langgeng. Dikatakan sebagai sesuatu yang kekal, karena peranan aksara dalam mendokumentasikan dan mengabadikan suatu peristiwa komunikasi dalam bentuk tertulis. 

Aksara bertautan menjalin sebuah hubungan menjadi kata dan berjalan menuju berbagai makna yang dapat dimengerti oleh mereka yang mau mengerti.

Tak pernah mengelompokkan sesuatu kecuali sesuatu itu mengelompokkan dirinya sendiri.

Bangga akan ketidaknormalan yang dimiliki, memang setelah diyakinkan oleh Dia bahwa seperti inilah seharusnya.

Brengsek, cuek, acuh dan tak patuh, kadang terlalu peduli hingga membuat jengah dan malah membuat orang marah.

Pemimpi intra-galaksi, mencoba berbicara melalui cahaya yang kadang temaram kadang terang benderang.

Tidak pernah benar-benar sembuh dari luka yang mendera dan terus berjalan tertatih sembari merintih dalam diam. 

Mencoba menjadi pengelana dalam dunia nyata maupun maya dan berbicara dengan mereka yang mencari dimensi dalam sebuah dimensi, tak pernah berhenti di satu tempat dalam waktu cukup lama. Selalu berpindah, dalam konteks raga maupun jiwa. 

Menunggu ia yang bisa mengerti tentang segala titik dan koma dalam ribuan suara yang mencoba menyuarakan suaranya melalui satu mulut dan dua mata.